Sunday, March 03, 2013

Toilet Training


Congratulation sayangku... Ocanku yang lucu.. Akhirnya kamu lulus juga toilet trainingnya nak... Mama bangga sekali...
Ocanku sekarang berumur 20 bulan, menurutku pembelajaran toilet training ini sedikit terlambat dibandingkan kedua kakaknya yang sudah belajar toilet training setelah berumur 12 bulan, dikarenakan kesibukan me mengurus kepindahan kami sekeluarga ke Erbil, Kurdistan Iraq. 

Jadi ceritanya begini, dua bulan lalu ketika pagi hari  seperti biasa setelah bangun me selalu menggantikan pampers ocanku, me melihat ada ruam di #maaf#  pantatnya, me berpikir apa mungkin karena cuaca dingin ocanku menjadi alergi, apa karena pampersnya yang gonta ganti merk karena ketika di indonesia sekalipun dia hanya memakai satu merk saja, apa karena salah makan, apa karena ini, apa karena itu dan segudang pertanyaan lainnya, dan me baru tersadar ternyata me sangat-sangat kurang perhatian pada anak me yang bungsu ini, maaf ya nak... Kesibukan mama yang ga jelas akhirnya kamu terabaikan, harusnya kamu sudah belajar tidak memakai pampers lagi pada umur 1 tahun kemarin setelah berulang tahun.
Akhirnya hari itu juga me setelah memandikan ocanku, me langsung tidak memakaikan pampers sambil berpesan membisikkan sesuatu ke telinganya "nanti kalau dede mau pipis, bilang mama pipis ma... Nanti kita ke toilet bareng mama ajarin caranya" dia hanya terpaku memelukku, hihihi... Lucunya... Dia belum mengerti pikir me...
1 jam berlalu me menawarkan untuk ke toilet, dede mau pipis? Sambil me mengajak ikut serta ke toilet, me mulai mendudukkan ocanku di toilet duduk kami, awalnya dia senang... Tetapi lama kelamaan meronta-ronta minta di turunkan, me bilang "dede pipis dulu, setelah pipis mama turunkan" , tapi dia tetap menangis malah lebih heboh dari yang pertama, luluh hati me dan turunlah dia dari toilet kami, ocanku pun berlari senang, dan tidak lama berselang diapun pipis di celana, dan begitu seterusnya selama seharian penuh setiap satu jam me selaku menawarkan pipis di toilet dia tetap tidak mau pipis di toilet, hmmm... Gagal dihari pertama.. Masih ada hari esok, besoknya me ulangi lagi pembelajaran memakai toilet sambil memberikan contoh ketika si kaka pipis sambil berkata "nah de.. Nti pipis kaya kaka gitu ya". Dia cuma senyum terus ngacir.. Dan tiba saatnya setelah 1 jam mandi me tawarkan pipis, ketika mendudukkannya di toilet me berkata "pipis...pipis...pipis" seakan memanggil untuk segera keluar pipisnya hihihi.... Dan akhirnya berhasil ocanku pipis di toilet, setelah selesai me langsung memberikan hadiah pelukan dan ciuman sambil berkata.. "dede pinter, nanti kalau pipis kaya gitu lagi ya bilang mama" dan dia pun tersenyum. 
Dan pada hari kedua setiap jam me selalu menawarkan ke toilet dan akhirnya bisa dihitung seharian pipis di toilet 5x, pupy di toilet 1x, ngompol dimana-mana 3x, artinya ada kemajuan, dan dalam seminggu kemajuan semakin bertambah, semua bisa dilakukan di toilet hanya ketika me lupa menawarkan untuk ke toilet maka ocanku pun akan pipis dimana-mana, belum punya rasa disiplin, dan setelah seminggu me agak lebih keras karena me waktu itu menemukan ocanku pupy di lantai, hmm... Bisa kebayang kan... Me langsung membawanya ke toilet sambil mendudukkannya dan berkata "dede ga boleh pupy di lantai, kalau dede mau pupy harus disini minta sama mama, kalau engga mama marah sekali sama dede" dia hanya menangis karena takut dan sedih, tapi menurut me sedikit tidak keras mengapa untuk  kebaikan selanjutnya.
Dan dalam 2 minggu bisa dihitung kemajuannya, pipis dan pupy di toilet 90% , sisanya pipis di celana, tentunya dengan kerja keras me dan me hubby yang selalu menawarkan ocanku pipis setiap 1 atau 2 jam, dan lama kelamaan mungkin dia menjadi terbiasa dan ketika saatnya pipis dia akan nenarik tanganku sambik berkata "ee" tadinya me bingung ketika di dudukkan di toilet ternyata dia hanya pipis buka pupy, sampai me setengah jam nungguin dia di toilet karena takut tiba-tiba pupy di lantai, tapi ternyata setiap mau pipis selalu kata-kata "ee" hmm...mungkin dia belum bisa berkata pipis karena sedang belajar bicara juga, yang paling fasih hanya 4 kata yaitu mama, yayah (ayah), kaka  panggilan untuk kaka kedua dan ti (putri) panggilan untuk kaka tertuanya.
Dan setelah sebukan berlalu akhirnya ocanku bener-bener tidak memakai pampers lagi, hanya pakai pampers ketika tidur dan ketika terbangun maka dia meminta untuk dibuka, mungkin dia sekarang lebih nyaman tidak memakai pampers di siang hari, ada banyak keuntungan yang di dapat, ocanku tidak pernah gatal-gatal lagi, dia lebih nyaman berlari-lari tanpa membawa beban pipisnya, lebih sehat karena setelah pipis selalu dibersihkan dan juga irit pengeluaran pembelian pampers karena 1 bulan ocanku bisa menghabiskan 5 box pampers isi 48, tak terbayangkan borosnya, karena me selalu menggantikan pampersnya setiap 2 jam sekali untuk kebersihannya.
Dan pada bulan kedua ocanku sudah bisa membedakan mana ketika mau pipis dan pupy dari kata yang berbeda, "pies" untuk pipis dan "ee" untuk pupy, tidak masalah kata-katanya seperti apa yang penting saat ini ocanku terbebas dari pampers, hanya ketika tidur malam dan mau pergi ke mall, karena takut tiba-tiba ngompol di taxi, bisa amarah driver taxinya... Hih.. Takuut... Hehe...
Dan tidak lupa me dan me hubby masih tetap selalu menawarkan kepada ocanku setiap 1-2 jam untuk pergi ke toilet, memberikan pembelajaran agar selalu ingat kalau pipis tidak boleh dimana-mana dalam ruangan dan hanya boleh dilakukan di toilet, dan ocanku pun mengerti, ah senangnya.... Apalagi sekarang dia sedang belajar mandiri melakukan semuanya sendiri, dari berpakaian, gosok gigi, makan dll.
Sekali lagi selamat ya ocanku sayang, teruslah belajar untuk menjadi pintar untuk dirimu sendiri, mama dan yayah selalu mendukungmu... I LOVE U

No comments: